language Translations "Mbah Google"

ArabicJapaneseChinese SimplifiedRussianEnglish
FrenchGermanSpainItalianDutch


Rabu, 06 Juni 2012

Evalia, MPV Anyar dari Nissan

author : Agus Surono
Monday, 28 May 2012 - 01:22 am
Foto-foto: Intisari/Yds

Nissan Evalia, MPV Baru dari Nissan
Intisari-Online.com - "It's just a name," begitu Teddy Irawan, wakil presiden direktur sales dan marketing PT Nissan Motor Indonesia menanggapi pertanyaan Intisari soal penamaan Evalia. Di pasaran dunia, nama Evalia pula yang dipakai untuk mobil keluarga ini. Kecuali di Jepang yang menggunakan nama Vanette. Sempat terlontar guyon kalau Indonesia menggunakan nama itu bisa jadi lelucon jika yang mengucapkan dari etnis tertentu.

Evalia memang enak diucapkan. Juga gampang diingat. Sepintas mengasosiasikan ke kata "cantik" atau yang sejenisnya. Memang, melihat sosoknya kita tak bisa memungkiri soal kata "cantik" tadi. Meski pertama terlihat agak kaget dengan bentuknya, lama kelamaan akan muncul kesan cantik, aerodinamis, dan seksi dengan kebongsoran badannya.

Dalam sambutannya saat membuka acara test drive Nissan Evalia di Yogyakarta beberapa waktu lalu, Toshinori Tamura, kepala spesialis produk Nissan Motor Co. Ltd, menyatakan bahwa ada tiga daya tarik dari Evalia: desain yang menarik, kabin yang nyaman, dan irit bahan bakar. Apakah benar daya tariknya menarik? Intisari sempat mengetes kinerja mobil ini saat menyusuri rute Pantai Ngandong - Candi Ratu Boko - Kaliurang.

Ada dua varian yang dipasarkan di Indonesia: SV dan XV, masing-masing dengan pilihan manual dan otomatik. Tipe XV memiliki feature lebih dibandingkan dengan tipe standar SV. Misalnya saja ada tambahan monitor 10" di atap kabin, sensor parkir dan kamera belakang, pendingin di kursi baris ketiga, kunci dengan immobilizer, antilock braking system (ABS) + electronic brake distribution (EBD) + brake assist (BA), dan kantung udara di baris depan. Masing-masing mengusung mesin terbaru jenis HR15DE yang digunakan di Grand Livina dan Juke. Intisari kebetulan menjajal jenis SV matic.

Desain memang menarik. Sepintas mirip dengan Serena, hanya saja lebih pendek. Lekuk garis dari depan ke arah belakang melewatu pintu depan menegaskan kesan streamline. Lekukan ini mengikuti sisi bawah kaca jendela pintu depan. Agak kurang lumrah namun memberikan efek yang menguntungkan: jarak pandang ke samping dan kaca spion menjadi lebih luas. "Bisa meminimalkan blank spot juga," kata Teddy.

Melongok ruang kabin dengan menggeser pintu penumpang, ternyata memang benar kabinnya luas. Teddy mengklaim bahwa volume kabin Evalia sama dengan Serena meski panjangnya lebih pendek. Dimensi Evalia adalah panjang 4400 mm, lebar 1695, dengan jarak antarsumbu roda (wheelbase) 2725 mm. Bandingkan dengan Nissan Serena yang panjangnya 4590 mm, lebar 1695 mm, dengan wheelbase 2695 mm. Ruang kabin bisa sama meski panjang lebih pendek dikarenakan perkembangan teknologi yang memungkinkan "menata hidung" lebih pendek dari sebelumnya.

Kenyamanan sedikit terusik dengan jendela kaca penumpang yang tidak bisa dinaik-turunkan. Pada seri XV memang ada jendela kecil yang bisa digunakan untuk memasukkan udara luar. Menurut Teddy, kaca jendela jarang dinaik-turunkan. Hampir semua orang kini mengandalkan AC untuk sirkulasi udara di dalam kabin.

Dari sisi interior terlihat biasa saja. Perlu membiasakan untuk duduk di setiap kursi yang ada, khususnya sandaran punggung di kursi depan dan sandaran kepala. Begitu juga untuk akses keluar masuk ke baris ketiga karena kursi baris kedua tidak bisa dilipat sebagian. Untuk ke baris ketiga harus melompat. Kursi baris ketiga sendiri bisa dilipat ke samping sehingga memberikan volume bagasi yang luas jika kursi baris kedua dilipat. Dua atau tiga sepeda dengan lingkar ban 26" sepertinya bisa masuk tanpa mencopot ban.

Berkaitan dengan kaki-kaki, Evalia menggunakan per daun di bagian belakang. Meski stereotip per jenis ini kurang nyaman, namun pihak Nissan sudah meramunya sedemikian rupa sehingga kesan per daun yang tidak nyaman saat melintasi jalan bergelombang bisa diminimalkan. "Mirip dengan meracik masakan, bahan boleh sama, tapi rasa bisa beda karena kepintaran kokinya," begitu Teddy menganalogikan. Seorang rekan wartawan yang mencoba duduk di baris ketiga merasa sedikit kurang nyaman dengan bantingan mobil saat menabrak lubang atau jalan bergelombang.

Bagaimana soal keiritan? Evalia sudah dilengkapi dengan multi-information display (MID) yang menampilkan beberapa informasi seperti perkiraan konsumsi bahan bakar, jarak perjalanan, lampu peringatan seluruh bagian pintu kendaraan dalam kondisi tutup dan buka, serta suhu udara di luar kendaraan. Dalam perjalanan Pantai Ngandong - Candi Ratu Boko yang memiliki kontur jalan naik turun, konsumsi bahan bakar bergerak di range 10 koma sekian km sampai 12 koma sekian km per liternya dengan beban tiga orang dewasa.

Meski dengan suara mesin menggerung, tanjakan curam bisa dilibas tanpa perlu memindahkan tuas ke angka 2 atau 1. Akan lebih responsif jika menggunakan persneling 2 atau 1. Akan lebih oke lagi jika menggunakan transmisi manual jika menghadapi kondisi seperti ini. Kebetulan jalur di sepanjang pantai selatan Gunungkidul relatif sepi.

75% lokal

Meski di Indonesia baru masuk tahun 2012, namun Evalia sudah menyusuri jalan sejak tahun 2009. Setidaknya sudah 100 ribu unit bersliweran di 40 negara Sejak tahun 2009, Nissan Evalia sudah terjual 100 ribu unit di 40 negara (Jepang, Eropa, Cina, Malaysia, Singapura, dll). Kedepannya mobil ini juga akan masuk pasar India dan Amerika Serikat.

Khusus untuk Indonesia, PT NMI merakitnya di pabrik yang berlokasi di Cikampek. Hideto Murakami, corporate vice president Nissan Motor Co. Ltd menjelaskan bahwa Evalia yang dipasarkan di Indonesia sudah menggunakan komponen lokal sebanyak 75%. Fasilitas perakitan yang ada di Cikampek ini memiliki kapasitas produksi 100 ribu unit per tahunnya. Meski banyak menggunakan komponen lokal, namun Murakami menjamin 
tidak akan ada perbedaan kualitas. "Konsumen Indonesia mendapatkan kualitas yang sama dengan konsumen di Eropa dan Jepang," lanjutnya.

Efek dari banyaknya komponen lokal ini adalah harga jualnya yang bersaing. Teddy memberi ancar-ancar bahwa produk yang akan diluncurkan secara resmi pada tanggal 7 Juni 2012 ini berada di kisaran Rp 160 juta hingga Rp 180 juta. Warna-warna yang akan dikeluarkan PT NMI adalah dark red metallic, black solid, silver metallic, white solid, blue green metallic, dan grey metallic.

Evalia akan menambah lini mobil keluarga di PT NMI menyusul Elgrand, Serena, dan Grand Livina.

Jika menginginkan kabin yang luas, Evalia patut dilirik.

evalia depan





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar