Memilih Toyota Limo Eks Taksi, Trik Beli Mobil Bekas Taksi, Harga Miring Tampang Maksimal
Kalau
kita jeli banyak keuntungan dari membeli mobil eks taksi atau bekas taksi,
terutama dari sisi ekonomis.
Standar
mobil taksi (Toyota Limo) tidak banyak banyak berbeda dari Toyota Vios, begitu
juga Toyota New Limo tidak banyak berbeda dengan Toyota New Vios
Perbedaan
mendasar ada di sisi Optionalnya saja, seperti:
·
Power
Window
·
Standar
Jok Mobil
·
Doortrim
·
Speedometer
·
Velg
Jakarta
- Beli mobil bekas taksi, kenapa tidak? Dengan sudah diganti kelir baru
dan pelek racing, tidak ada kesan bekas taksi. Harganya juga cukup
miring dibanding mobil bekas biasa.
Sejatinya, tidak hanya mobil
bekas taksi dengan merek Toyota Vios -yang kemudian dinamai Limo-yang
dijual ke umum. Tetapi juga bekas taksi argo meter, taksi meter untuk
eksekutif dengan merek Toyota Crown dan berbagai merek eks rental.
"Di
Blue Bird, taksi yang sudah berumur 5 tahun, kami remajakan dengan
dijual kepada umum. Sebelum itu dipelat hitamkan, mobil diperbaiki pada
unit mobil jual, termasuk ganti cat dan perbaikan lainnya sehingga mobil
langsung layak jalan," ujar Teguh Wijayanto, Head of Public Relations
Blue Bird Group.
Padahal sejatinya, masa berlaku taksi sesuai
izinnya 7 tahun. Bahkan di daerah masa berlaku mobil untuk taksi hingga
10 tahun. Intinya, setiap daerah berbeda-beda durasi mobil untuk taksi.
Kalau Blue Bird Group memilih 5 tahun, lanjut Teguh, karena menilai
mobil itu masih sangat layak jalan.
"Apalagi kalau di Blue Bird
kan tahu sendiri, perawatannya berkala. Di sini, mobil lecet sedikit
saja tidak boleh beroperasi loh," Teguh berpromosi.
Opsi lainnya,
pelek diganti dengan racing. Lalu, emblem Vios kembali dipasang
menggantikan Limo. Pada intinya, optionalnya sangat beragam. Termasuk
bisa mengganti pelek engkol (manual) dengan yang otomatis. Pilihan
beragam itu tentunya untuk memberikan banyak pilihan kepada calon
pembeli.
Namun yang menggoda, Toyota Vios keluaran 2005 itu
dijual dengan harga relatif murah. Yakni antara Rp 80-85 juta. Bahkan
bisa turun menjadi Rp 77 juta seperti sekarang karena melalui progran
discount.
Program ini dibuka pada moment khusus seperti sekarang
karena ulang tahun Blue Bird, Lebaran dan tahun baru. Toh, harga bisa
fluktuatif sesuai hukum ekonomi. Tapi jika dibanding harga mobil bekas
biasa, Vios untuk tahun 2005 dan 2006 berkisar Rp 110-120 juta.
Pembeliannya
juga dipermudah. Saat ini, Blue Bird menggandeng 4 lembaga leasing yang
siap membantu calon pembeli mendapatkan unit bekas taksi Blue Bird ini.
"Namun kalau mau dengan lembaga leasing di luar yang kami
sediakan, boleh kok dengan yang lain karena mungkin sudah kenal baik.
Intinya, di sini boleh dengan cara leasing dan juga tunai," lanjut
mantan wartawan berusia 42 tahun ini.
(mobil.otomotifnet.com)
Sedangkan
untuk yang lainnya sama/ tidak ada bedanya antara Limo dan Vios, dengan upgrade penampilan sedikit,
urusan gengsi tidak akan kalah, dari sisi harga jelas kelihatan bedanya, nah
tinggal yang dicermati adalah dari sisi kualitas mobilnya.
Banyak
yang punya anggapan kalau mobil eks taksi sebagai berikut:
saya
copy pastekan dsari kaskus ya...
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4162923
Ø
ngecat
ulangnya asal2an ga dikerok dulu main timpa aja
Ø
mileage
nya udah kaya abis ke luar angkasa karena perawatan asal2an
Ø
supir
makenya seenaknya asal2an, supirnya bawanya ala koboi, apalagi kalo udah mau
tutup pool... yang penting setoran ada
Ø
supirnya
nyetir ala rambo, ngerokok seenaknya, ada lobang gede dihajar aja
Ø
interior
kotor setengah mati + banyak bekas2 lem & lobang bor coz kalo ada kerusakan
ga dibenerin cuma diakalin pake sistem getok bakar las sambung iket2 ganjel
Ø
electric
ngawur gara2 argo + lampu di atas
Ø
dulu
supir pake oli yang ga jelas juntrungannya, yang penting murah
Ø
lampu
depan - belakang kalo ga jamuran, kuning, ya jadi akuarium
Ø
ganti
parts pake parts KW ke sekian .. yang penting murah wong bukan mobil
gw ini
Ø
kaki2
berantakan, selama masih bisa jalan, ga akan dimasukin bengkel
Ø
chassis ngga jelas bentuknya
Ø
mesin
(apalagi yang udah advance macem pake VVTi) udah pada berantakan gara2 ga
pernah dirawat, oli abal2, sama bensin seadanya
Ø
dempulan
dimana2...
Ø
mesin
& gearbox bocor dimana2
Ø
pompa
power steering sama master rem sama master kopling bocor dimana2
AC ga jelas kompresornya, diganti yang KW, dingin paling sebulan abis itu kaya
kipas angin
Ø
kaca
baret dimana2...
Ø
karet2
bodi & jendela & pintu udah berantakan entah kenapa sebabnya
mileage nya ga tau hasil reset an atau dulu dimatiin speedo nya, jadi jadwal
maintenance & penggantian berkala kacau...
Ø
100%
pasti kerjaannya nyemplung banjir
Ø
urusan
surat2nya dijamin bakalan ngerepotin
Ø Setiap hari
jarak tempuh hamper 200 kilometer dengan beban maksimal
Jadi
kalau beli eks taksi sudah pati akan banyak biaya nantinya, Pendapat seperti ini tidak sepenuhnya
benar dan juga tidak sepenuhnya salah, tergantung kendaraan eks
operator taksi mana yang akan kita beli.
Pastikan
memilih mobil eks taksi yang kita mau adalah eks taksi ketika masih
beroperational terawatt dengan baik, tentunya tidak semua perusahaan taksi
memperlakukan armadanya dengan service yang berkala/rutin. Jika perusahaan
taksi memperlakukan armadanya dengan service berkala per 7500 kilometer secara
rutin, maka boleh dibilang eks taksi dalam kondisi baik.
Ilustrasinya
kira-kira seperti ini, taksi perhari 200-250 kilometer, maka tiap bulan akan
menempuh jarak 6.000 km, unit tersebut pasti harus service, sementara mobil
pribadi belum tentu tiap bulan service khan?
Belum
lagi jika perusahaan taksi untuk costomer oriented, sudah pasit selalu menjaga
kondisi taksinya dengan baik untuk kenyamanan maupun penampilannya, hal ini
bisa disimpulkan kalau kondisi suspense dan kaki-kaki, interior dan eksterior terawat.
Seperti
kabar berikut ini:
Bikin Interior Toyota Limo Nyaman Ala Soul Meds Luxury Car
Leather Seat
Jakarta, BosMobil.com
- Bagi Towy Aryanosa, memiliki mobil bekas armada taksi bukanlah masalah untuk
dibuat senyaman mobil berkelas.
Soul Meds Luxury Car Leather Seat adalah dalang di
balik semua ini. Seat maker yang bermarkas di Mega Glodok Kemayoran (MGK) ini
melapisi seluruh interior
Toyota Limo yang
telah memiliki jam terbang tinggi menjadi seperti interior
Toyota New Altis
yang baru saja keluar dari dealer.
Warna abu-abu kusam yang sebelumnya
menempel di mobil ini seketika naik derajat berkat tangan dingin dari sang
kreator. “Tone-nya mendekati Altis dengan efek kerut elegant di beberapa
bagian. Semantara untuk pelapisan dipakai perpaduan warna dari kulit sintestis
MBtech New Superior Golden Beige dan Iguana,” papar Felix Ali, owner Soul Meds.
Untuk menggarap bagian dashboard,
Felix menggunakan New Superior Iguana yang terlapisi hingga ke lingkar kemudi.
Sedangkan untuk jok, doortrim, plafon dan lantai digunakan New Superior Golden
Beige. Pada bagian jok, Felix melakukan jahitan dengan bentuk oval yang
sehingga memberikan efek kerut yang elegan. Efek serupa juga diterapkan pada
bagian doortrim.
Alhasil bahan kulit yang
nyaman dengan pengerjaan detail jahitan yang rapih berhasil menciptakan kesan
hangat dan berkelas. Bila sudah begini siapa yang tidak akan puas?
Sebagai penyempurna untuk membuang
image taksi, Towy juga memberi sedikit sentuhan pada bagian eksterior dengan
menggunakan pelek Auto Speed berukuran 17 inch. Dan agar lebih bertenaga, pria
pemilik workshop mesin ini melakukan porting polish dan mengganti header,
downpipe sampai knalpot.
Soul Meds Luxury Car
Leather Seat
Mega Godok Kemayoran (MGK) Lt.6 Blok A18 No.1 Jakarta
http://www.jok-kulit.blogspot.com
====================================================================
James Bons hari ini mempersembahkan
artikel tentang sedan bekas taksi. Kali ini yang dibahas adalah Toyota
Soluna dan Toyota Vios/Limo yang biasanya dipakai armada oleh Blue Bird.
Biasanya armada taksi Blue Bird ini akan diganti setelah berumur 4 atau
5 tahun, jadi mobil ini prkatis Rondo Kempling yang masih berusia muda.
Untuk Soluna bisanya dijual kisaran 35-40 juta rupiah di lansiran tahun
2004/2005, sementar untuk model Vios/Limo dengan tahun yang sama ataau
bahkan sedikit lebih muda dijual di kisaran 75-80 juta Rupiah. Harga itu
sudah termasuk biaya pengecatan ulang sesuai permintaan pembeli dan
biaya balik nama atas nama pembeli.

Soluna dari Toyota adalah mobil yang
usianya cukup muda, simpel dan sangat praktis. Mobil sedan ini sangat
terjangkau harganya. Pun sangat bandel, jarang rewel dan perawatan bodi
dan mesinnya juga tergolong sangat simpel.
Kelebihan
- Harga murah
- Sudah balik nama
- Tahun muda
- Kelas sedan lo, empuk suspensinya
- Bekas Blue Bird biasanya perawatannya prima
- Kabin masih wokeh peonya
Kekurangan
- Biasanya kaki-kaki sudah mulai kurang empuk
- Beberapa part pasti mulai aus dan manta ganti seperti laher, ball
joint, full pump, dll karena mobil ini meski masih muda usia tapi
pemakainnya nonstop.
- Harga jual turun
- Kurang bergengsi karena dipakai armada taksi
Beberapa tips membeli mobil ini dari http://suaramerdeka.com:
- Bagian esteriornya. Bodi bekas taksi tak lagi mulus, itu sudah
pasti. Karena jarak tempuhnya sudah banyak karena dipakai tiap hari di
jalanan. Tipe yang umun digunakan adalah tipe SLi, sementara di pasaran
paling rendah adalah GLi.
- Lihat lampu utamanya, apakah sudah terlihat kusan reflektornya karena sering dipakai di malam hari.
- Perhatikan lekukan bodi mobilnya, apakah masih sempurna atau tidak.
Kerapian cat mobil juga harus diperhatikan dengan teliti. Maklum, mobil
bekas yang dijual biasanya sudah mengalami proses pengecatan ulang.
- Lihat juga nat (lekuk pada bodi) di pintu. Biasanya memang terlihat
mulus catnya, tetapi lekukannya akan terlihat terlalu membulat, tidak
melancip seperti aslinya. Ini mungkin karena dempul sebelumnya sempat
diperbaiki.
- Perhatikan atapnya. Pastikan tidak ada dempul bekas lampu taksi yang
dibor di tengah-tengahnya. Ketok-ketokkan dengan jari Anda, jika
suaranya terdengar tidak nyaring pasti bagian ini sudah didempul untuk
menutupi lubang bekas dudukan lampu dan jalur kabelnya.
- Cek juga bagian depan mobil yang mempertemukan besi dengan fiber,
perhatikan apakah spakbornya sudah rapat ke kap mesinnya atau belum.
- Bagian interior. Perhatikan semua fitur yang ada di dalam interior apakah semua masih berfungsi dengan baik.
- Bagian mesin. Mesin mobil eks taksi sebelumnya bekerja begitu keras,
karenanya perhatikan betul ada bagian ini, masih haluskah atau malah
bersuara kasar. Perhatikan berbagai komponen mesinnya, pilih yang paling
rapi dan berkondisi baik.
- Dan bagian terakhir yang penting diperhatikan adalah bagian
kaki-kakinya. Taksi yang berjalan di jalanan sampai 12 jam tentu banyak
sekali menemui hambatan, entah itu polisi tidur atau jalanan yang tidak
rata dan berlubang yang membuat suspensinya harus bekerja ekstra keras.
Selamat berburu!!!!!!